Proyek: Manajemen Rantai Pasok Proaktif Sebelum Persyaratan Ekspor Baru
Latar Belakang
Pada akhir tahun 2025, kami menerima pembaruan mengenai persyaratan lisensi ekspor baru Tiongkok, yang akan berlaku resmi pada1 Januari 2026.
Meskipun kebijakan baru belum resmi berlaku, beberapa mitra logistik dan perusahaan pengiriman barang mulai menyesuaikan pengaturan pengiriman mereka lebih awal karena kekhawatiran tentang masa transisi.
Tantangan Pelanggan
Selama Desember 2025, beberapa perusahaan pengiriman barang menangguhkan sementara pengaturan transportasi untuk pengiriman ekspor tertentu.
Kekhawatiran utama adalah:
- Apakah pengiriman yang berangkat pada bulan Desember dapat menyelesaikan deklarasi pabean dan prosedur ekspor sebelum persyaratan baru berlaku
- Apakah prosedur ekspor yang belum selesai dapat menimbulkan risiko kepatuhan tambahan
- Apakah penundaan pengiriman dapat memengaruhi jadwal proyek pelanggan
Akibatnya, beberapa kargo yang semula direncanakan untuk dikirim pada bulan Desember harus ditunda hingga Januari 2026.
Respons Kami
Setelah memahami situasinya, kami segera berkomunikasi dengan:
- Perusahaan pengiriman barang
- Mitra logistik
- Tim layanan ekspor
- Departemen terkait
Kami secara aktif mengikuti persyaratan terbaru dan mengevaluasi setiap jadwal pengiriman untuk menentukan pengaturan yang paling sesuai.
Pada saat yang sama, kami menjaga komunikasi yang erat dengan pelanggan dan memberi mereka informasi terbaru tentang situasi untuk membantu mereka membuat rencana pembelian dan produksi yang lebih baik.
Hasil
Meskipun penyesuaian sementara memengaruhi beberapa jadwal pengiriman, komunikasi proaktif dan persiapan awal kami membantu mengurangi ketidakpastian selama masa transisi kebijakan.
Semua pesanan terkait terus dilacak, dan kami bekerja sama dengan mitra logistik untuk mengatur pengiriman segera setelah prosedur baru tersedia.
Komitmen Kami
Kami memahami bahwa waktu pengiriman sangat penting bagi pelanggan internasional.
Selama periode perubahan peraturan, kami akan terus memantau pembaruan kebijakan, berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, dan berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan pesanan pelanggan diproses dengan lancar tanpa penundaan yang tidak perlu.


